Rabu, 08 Januari 2020

Persiapan Finansial agar Pensiun Menyenangkan

baru akhir bulan lalu genap berusia 30 tahun, kali ini sudah membahas pensiun? hehe.. kaleem..
usia pensiun pegawai negeri sipil normalnya adalah 58 tahun. insyaaAllah jika diberi umur panjang, maka masih ada 28 tahun sampai dengan saat itu tiba.. Setelah pensiun, apa yang akan kita dapatkan? well, sekitar 75% gaji pokok! jadi kalau sebelumnya kita menikmati gaji pokok + tunjangan, siap-siap nanti pas pensiun kita hanya akan menerima segitu.. anggaplah pensiun di golongan IIId maka kita akan mendapatkan Rp 3.426.600/bulan.. alhamdulillah ya.. ya kan kita nggak ngapa-ngapain tapi tetap mendapatkan uang dari negara..
Nah, tapiii... pernah nggak sih di usia kita sekarang, kita bener-bener ngebayangin gimana nanti kondisi finansial kita saat pensiun? saya pribadi sudah mulai memikirkan hal ini:

Kapan pensiun?
sampai dengan tulisan ini saya buat, saya berencana untuk pensiun dini. Mengacu PP 11/2017, pensiun dini sudah bisa diajukan oleh pegawai yang berusia 45 tahun dengan masa kerja 20 tahun.. (sekarang belum ada perka turunannya ya, jadi pensiun dini masih mengacu ke usia 50 tahun, tapi optimis laah nanti saat saya mau pensiun udah ada peraturan turunannya.. aamiin).. Naah, karena saya lahir tahun 1989 dan bekerja sejak 2010, artinya pada akhir tahun 2034 saya akan berusia 45 tahun dengan masa kerja 24 tahun (insyaaAllah semoga diberi umur panjang yaa). eh kenapa pensiun dini? yaa.. karena saya ingin menikmati hidup sebagai diri sendiri, sebagai orang tua, dan menggeluti cita-cita yang belum terwujud. lagi pula membayangkan pensiun di usia 58 tahun? wuhuuuu.. bisa bisa saya sudah begitu rentanya.. udah nggak segitunya berkontribusi untuk negara.. ah jangan lah..


saat pensiun, bagaimana dengan anak-anak?
naah.. saat pensiun nanti, kira-kira kondisi anak-anak:

Pensiun saat anak-anak masih sekolah panjaang? insyaaAllah, nggak kuatir masalah rizki, justru saya excited membayangkan masih ada kesempatan untuk dekat dan mengurusi mereka langsung ketika saya pensiun di usia 45 tahun.. kalau nunggu usia 58 tahun, saya sudah nenek-nenek, dan anak-anak mungkin sudah sibuk dengan dunianya sendiri.. tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak *drama



kegiatan saat pensiun 
saat pensiun saya ingin setidaknya:

  1. merawat anak-anak, menjadi teman belajar dan curhat mereka, menjadi ahli gizi mereka dan konsultan untuk apapuun buat mereka yang sudah mulai dewasa dan remaja;
  2. menjadi guru SD sukarela di sebuah pelosok negeri - atau di kampung halaman untuk beberapa bulan.. mungkin pindah-pindah desa will be nice ya.. sekalian traveling seluruh Indonesia gitu. ini cita-cita banget dari jaman masih kecil.. oke, sebenernya saya pengen punya sekolah dengan kurikulum sendiri macem sekolahnya tottochan itu, tapi baru sebatas pengen sih, belum sampai ngerencanain bener-bener. who knows kan ya
  3. tetep aktif ngeblog dengan konten yang lebih berbobot.. biar otak tetap aktif dan update gitu
  4. punya kos-kosan! ini mah wajib ya biar pensiun lebih indah dan nyaman
  5. memanage beberapa bisnis franchise dan usaha lainnya;


persiapan menuju pensiun
okay, setelah tau bahwaaa saya punya target pensiun di usia 45 tahun, dengan beban finansial yang masih lumayan, dan beberapa hal yang ingin saya kerjakan, pastinya saya sadar bahwa saya tidak boleh hanya mengandalkan hidup yang mengalir.. tentu harus ada ikhtiar yang luar biasa agar nanti pas udah pensiun nggak bingung kesana kemari membebani keluarga besar, anak atau kenalan.. ah.. atau udah pensiun malah nyari-nyari kerjaan lagi.. semoga enggak yaa..
jadi, dari sekarang saya dan suami memang sedang mulai bisnis kecil-kecilan. Kalau teman-teman pernah baca di tulisan saya yang berisi alokasi-alokasi anggaran keluarga, disana kami memiliki budget untuk investasi sebesar 33% dari percentage cost, naah anggaran ini kami fokuskan untuk memulai bisnis, bukan untuk beli surat-surat berharga atau emas-emasan gitu.. diantara bisnis yang sedang kami rintis dan targetkan:

  1. Lego Corner (active): alhamdulillah kami sedang bekerja sama dengan Trans Studio Mini Semarang membuka tempat bermain lego untuk anak-anak, semoga kami bisa buka di cabang-cabang lain yaa tahun ini.. aamiin..
  2. Bolu Kapas - oleh oleh khas Malang (on progress): berawal dari maraknya oleh-oleh ngehits di berbagai daerah, kami memang pengeeeen banget bisa punya usaha oleh-oleh seperti ini. alhamdulillah pucuk dicinta ulam pun tiba, kami mendapatkan tawaran kerja sama untuk usaha satu ini.. saat ini sedang tahapan cetak kardus untuk packagingnya. doakan semoga lancar dan laris manis ya.. aamiin..
  3. Jasa tenda membrane (active): ini kerja sama dengan kakak ipar teman suami (halah) jadi tiap ada proyek pembangunan tenda membrane, kami ambil bagian untuk suntikan modal dengan bagi hasil usaha yang telah disepakati. akadnya Mudharabah.
  4. franchise pengiriman barang (next): ditengah maraknya jual beli online, sayang banget kaan kalau kita nggak ambil bagian? naah.. kami sudah lama melirik untuk ikut andil dalam pengiriman barang ini, tapi belum action sih.. teman-teman pengen  juga? silakan ^^
  5. franchise makanan (next): ini juga menggiurkan. hahaha.. tentunya bukan makanan yang ngehits sih, kami lebih ingin punya franchise makanan yang tidak lekang dimakan usia, bukan yang musiman.. 
  6. export produk tertentu (to be discussed): ini masih masuk dalam wacana ya, karena kami belum mempelajari tentang per export import-an.. tapi kalau bisa menambah bobot neraca export negeri ini, ditambah tentunya memberikan value added bagi produk lokal kita, kenapa enggak kan?
  7. usaha padat karya di kampung halaman (to be discussed): balik deso mbangun deso.. ini juga salah satu cita cita saya. semoga seiring berjalannya waktu bisa dapat ide yang kece dan long lasting ya.. aamiin
  8. kos-kosan! (next): ini wajibbbb!!! minimal 10 pintu.. aamiin! di daerah yang deket kampus atau perkantoran. entah kenapa saya masih pengen jogja atau solo.. mana-mana aja ya.
Naah.. semoga ini bisa membuat teman-teman mulai mempersiapkan diri ya, at least punya bayangan gitu kalau nanti udah pensiun di usia 58 tahun (atau lebih cepat) bisa mengkondisikan diri dan keluarganya.
btw, sebenarnya di kantor juga ada sih diklat persiapan purnabhakti, tapi diklatnya biasa dilakuin 2 tahun sebelum pensiun.. yaa kan udah terlanjur lupa persiapan diri kalau saya mah.. hehe..
yuk lah, rencanakan hidup kita sebaik-baiknya, semoga ikhtiar dan doa-doa kita bisa mendapatkan ridho Allah SWT untuk menggerakkan penghapus-Nya, dan memperbaiki rencana kita menjadi takdir yang jauh lebih indah.. aamiin 
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar