Rabu, 05 Agustus 2020

Be The Best Version of You (materi Bengkel Diri)

Materi be the best version of you ini fasilitatornya keren banget, mba Merlinda Nurimannisa. kelahiran tahun 1993 tapi udah punya segudang prestasi.. masyaaAllah..

disini seperti biasa saya akan merangkum inti materi yang menurut saya penting banget untuk saya note ya..
sebetulnya kelas udah jalan dari 15 Juli 2020, tapi karena padatnya kerjaan, saya baru bisa kembali buka materi malem ini. semoga bisa mengejar ketinggalan. Semangat!


  • setiap kita adalah Ibu peradaban. kitalah yang berperan dalam kemajuan islam di masa kini dan masa mendatang, sehingga kita harus menjadi versi terbaik dari kita.
  • 5 hal yang menjadi indikator THE BEST VERSION OF ME: iman dan spiritual, amal sholeh (karya dan karir), relasi dan keluarga, ilmu, finansial, dan fisik -> mukmin yang kuat lebih baik daripada mukmin yang lemah.
  • apakah harus terbaik dalam semua hal tersebut? fokus untuk menjadi versi terbaik pada waktu-waktu tertentu (tidak sekaligus) sesuai dengan prioritasnya. Namun, iman, spiritual, relasi dan keluarga harus menjadi utama.
  • tentukan MINIMAL the best version of me dan hubungkan dengan manfaat akhirat.
  • How To: 
    1. Bebaskan rantai gajahmu (pikiran negatif - limited beliefs, ketakutan: diganti dengan pikiran positif dan optimis) -> identifikasi lalu ganti
    2. Percaya Diri: 1) mensyukuri. 2) menjadi lebih baik tiap hari 3) mengenali diri sendiri 4) tawakal tidak membandingkan diri dengan orang lain jika berujung pada meracuni diri sendiri. setiap orang diciptakan dengan kelebihan masing2. Allah tidak akan meminta pertanggungjawaban pada kita atas apa yang didapatkan orang lain. tapi atas apa yang Allah berikan pada kita.
    3. Perjelas tujuan/mimpi kita: kuncinya YAKIN mimpi kita akan tercapai! lihat lagi life plan yang sudah disusun ya: 1) luruskan niat karena Allah 2) buat tujuan dgn prinsip AACTION
    4. berdoa!
woaah..

materi ini mengaduk-aduk perasaan..
alhamdulillah membuat saya kembali bersemangat mengafirmasi diri..
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar